RSS
Hello! Welcome to this blog. You can replace this welcome note thru Layout->Edit Html. Hope you like this nice template converted from wordpress to blogger.

Pages

Happy Birthday 19th Mano Erina




Happy Birthday Mano Erina...
WISH YOU ALL THE BEST..
MOGA NAMBAH CANTIK..
PLUS SUKSES SELALU..

Kemarin tepat tanggal 11 April..
ialah hari ulang tahunnya Mano Erina yang ke 19..

Mano Erina J-Pop solo


Mano Erina ( 真野恵里, Mano Erina , lahir 11 April, 1991 di Kanagawa , Jepang) Dia adalah salah satu J-pop di Hello! Project . Proyek . Dia bergabung dengan Hello! Project tahun 2006 sebagai anggota Hello Pro Egg . Pada tahun 2007, ia menjadi anggota Hello! Project futsal team Gatas Brilhantes HP dan J-pop group Ongaku Gatas. Pada tanggal 29 Maret 2007 dia menjadi salah satu penyanyi solo setelah lulus dari Ongaku Gatas, dan bekerja di bawah manajemen dan promosi dari J.P Room.






Biodata Mano Erina :



Nama : 真野恵里, Mano Erina

Lahir : 11 April 1991 di Kanagawa, Jepang

Genre : Pop

Pekerjaan : Penyanyi dan aktris

Instrumen : Menyanyi, piano

Golongan Darah : B


Biography :


Mano Erina bergabung dengan Hello! Project dari audisi Hello! Project Egg pada tahun 2006, dan menjadi salah satu Egg paling terlihat saat dia diberi peran utama dalam musik Gatas Brilhantes music group Ongaku Gatas.

Dia lulus dari kelompok pada akhir tur konser mereka, dan dari Eggs di Shinjin Koen pada 29 Maret, untuk memulai pelatihan untuk memulai debutnya sebagai pemain solo di Hello!
Project.

Mano Erina indie merilis single pertamanya "Mano Piano" di acara fan-club pada tanggal 29 Juni 2008. Setelah dua single indie lebih, debut single utama "Otome no Inori" dirilis pada 18 Maret 2009.

Uniknya di Hello! Project, Erina memainkan piano pada semua single-nya, dan juga pada saat konser. Dia sekarang juga penyanyi solo di salah satu perusahaan.

Renungan Bagi Pengendara



Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jack segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lenggang. Lampu berganti kuning. Hati Jack berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala. Jack bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja. “Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak,” pikirnya sambil terus melaju.

Prit! Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Jack menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing.

Hey, itu khan Bob, teman mainnya semasa SMA dulu. Hati Jack agak lega. Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya.

“Hai, Bob. Senang sekali ketemu kamu lagi!”

“Hai, Jack.” Tanpa senyum.

“Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru. Istri saya sedang menunggu di rumah.”

“Oh ya?” Tampaknya Bob agak ragu.

Nah, bagus kalau begitu. “Bob, hari ini istriku ulang tahun. Ia dan anak-anak sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat, dong.”

“Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini.”

O-o, sepertinya tidak sesuai dengan harapan. Jack harus ganti strategi.

“Jadi, kamu hendak menilangku? Sungguh, tadi aku tidak melewati lampu merah. Sewaktu aku lewat lampu kuning masih menyala.” Aha, terkadang berdusta sedikit bisa memperlancar keadaan.

“Ayo dong Jack. Kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIMmu.”

Dengan ketus Jack menyerahkan SIM lalu masuk ke dalam kendaraan dan menutup kaca jendelanya. Sementara Bob menulis sesuatu di buku tilangnya. Beberapa saat kemudian Bob mengetuk kaca jendela. Jack memandangi wajah Bob dengan penuh kecewa. Dibukanya kaca jendela itu sedikit. Ah, lima centi sudah cukup untuk memasukkan surat tilang. Tanpa berkata-kata Bob kembali ke posnya.

Jack mengambil surat tilang yang diselipkan Bob di sela-sela kaca jendela. Tapi, hei apa ini. Ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota. Kenapa ia tidak menilangku. Lalu nota ini apa? Semacam guyonan atau apa? Buru-buru Jack membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Bob.

“Halo Jack, Tahukah kamu Jack, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, Ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah.

Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami satu-satunya sudah tiada. Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk.

Ribuan kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Betapa sulitnya. Begitu juga kali ini. Maafkan aku Jack. Doakan agar permohonan kami terkabulkan. Berhati-hatilah. dari Bob.

Jack terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bob. Namun, Bob sudah meninggalkan pos jaganya entah kemana. Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati tak tentu sambil berharap kesalahannya dimaafkan.

Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain. Bisa jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita. Hidup ini sangat berharga, jalanilah dengan penuh hati-hati.

Sumber: http://m.kaskus.us/thread/3632061

LIFE IS REAL


HIDUP selalu penuh tantangan. Maka dari itu kalian harus menjalaninya dengan semangat...
(´ε`)
 
Copyright 2009 Life in Love. All rights reserved.
Free WordPress Themes Presented by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy